






![]() | Hari ini | 697 |
![]() | Kemarin | 1584 |
![]() | Minggu ini | 5514 |
![]() | Bulan ini | 12724 |
![]() | Semua | 713242 |
| TEH KOMPOS BISA DIPAKAI SEBAGAI PESTISIDA ORGANIK |
|
Perekayasa dari Lab. Remediasi Lingkungan, Balai Teknologi Lingkungan, BPPT, Ir. Dominikus H. Akhadi mengatakan, teh kompos bermanfaat selain sebagai sumber nutrisi, juga bisa dipakai sebagai pestisida alami untuk membrantas hama, kutu dan beberapa penyakit tanaman. “Dengan menggunakan teh kompos ini bisa didapatkan produk pertanian yang sifatnya organik, karena tidak lagi digunakan pestisida buatan dan pupuk dari pabrik, sehingga hasil pertaniannya sangat aman bagi manusia dan lingkungan karena tidak lagi menimbulkan pencemaran,” kata Dominikus di Pameran Teknologi Memperingati HUT BPPT Ke -29 di Jakarta, Jumat (24/8). Dominikus menjelaskan, teh kompos adalah cairan yang berasal dari leaching (air rembesan) dari kompos, bukan hanya mengandung nutrisi buat tanaman tapi juga kaya akan mikroba yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman dan juga bisa berfungsi sebagai pestisida alami. Kelebihan teh kompos tersebut adalah kandungan mikrobanya, kalau kompos ekstrak ditujukan hanya ke arah nutrisinya, pada teh kompos selain nutrisinya, juga unsur pupuk dan mikrobanya sangat bermanfaat. “Jadi pada ekstrak kompos tujuan utamanya adalah kandungan nutrisi yang bisa didapatkan dari leaching ketika proses pengomposan, sementara pada teh kompos yang tumbuh adalah mikroba yang bermanfaat karena sistemnya dibuat sedemikian rupa sehingga hanya mikroba aerobik (yang membutuhkan oksigen) yang nantinya berguna dan tumbuh,” ungkapnya. Menurut dia, pembuatan teh kompos sangat mudah, diibaratkan seperti menyeduh teh kantong, namun ada hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam pembuatan dan pemanfaatannya yaitu bahan pembuat teh kompos yang berkualitas, suplai oksigen yang cukup diperlukan untuk merangsang pertumbuhan mikroba aerobik, dan produk akan berdaya guna tinggi jika pemakaian kurang dari 24 jam setelah diproduksi. (T. Gs/id/b)
|