Lembaga Independen Non-Pemerintah yang bercita-cita melestarikan kehidupan lingkungan pertanian untuk mewujudkan kemandirian keluarga tani laki-laki perempuan secara adil terhadap sesama petani, lingkungan serta pihak-pihak yang terkait dengan petani dan pertanian.

WebChat

We have 43 guests online

Forum Tani

Forum Tani Dampingan lesman di Kab. Boyolali
Forum Tani Dampingan lesman di Kab. Kulon Progo
Forum Tani Dampingan lesman di Kab. Gunung Kidul

Unit Program

Kerjasama

Media Kampanye

 
 Poster
poster

Download this version (Large ) Download the large size

-----------------------

KALENDER 2010

 kelander_2010

 

klik cancel pada popup pertama

joomla visitors

Sekolah Lapang

Copy-Paste

Kalau Anda tertarik dengan Artikel diatas dan berniat
untuk meng-copy-nya serta menyebarluaskannya. Jangan malu-malu, copy aja langsung atau save as lewat menu bar. Boleh diubah, dimodifikasi, dan diperkaya, asal tetap mencantumkan credit-nya dan alamat URL-nya. Diperbolehkan selama untuk tujuan kebaikan, tidak melanggar hukum, norma-norma etika dan kesusilaan, tidak menyinggung SARA, dan BUKAN UNTUK TUJUAN KOMERSIAL.
Untuk tujuan yang terakhir ini harus bayar Royalti; salam Lesman

Angket

Apakah Pertanian Organik ?
 

Tautan Lesman

Lesman on Facebook
Lesman on twitter
Lesman on Youtube
Lesman Photo Dokumentation

Tamu online

Ada 43 tamu online

Data Pengunjung

DATA PENGUNJUNG Mulai Oktober 2008
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini676
mod_vvisit_counterKemarin1584
mod_vvisit_counterMinggu ini5493
mod_vvisit_counterBulan ini12703
mod_vvisit_counterSemua713221
___________

 lestarimandiri.org

Narang
Mulyono
Heni     
Theresia 

 

Profit Unit


Buruh Tani yang terlupakan di Hari Buruh
Oleh : Pius Mulyono

Peringatan hari buruh diperingati dengan “gegap gempita” dan dengan segenap persiapan, baik yang memperingati (buruh) maupun yang  akan mengamankan (aparat keamanan). Peringatan selalu diisi dengan beberapa tuntutan kaum buruh seperti penghapusan sistem outsourching, kenaikan upah minimal, kebebasan berorganisasi dan berbagai persoalan yang dialami kaum buruh. Tuntutan itu ditujukan kepada pemerintah dan kepada perusahaan yang mempekerjakan buruh. Beberapa tuntutan ada yang segera direspon oleh pemerintah dan perusahaan, namun banyak juga tuntutan dari buruh yang tidak ada respon sama sekali baik dari pemerintah maupun perusahaan. Peringatan hari buruh menjadi hal yang strategis sebagai media untuk menyuarakan tuntutan bagi buruh untuk meningkatkan kesejahteraan buruh dan keluarganya.

Pada saat peringatan hari buruh yang hampir dilakukan diseluruh kota, ada satu kelompok buruh yang hampir terlupakan dan kelompok ini merupakan jumlah yang cukup besar di negeri ini. Kelompok ini adalah “buruh tani” yang berada di pedesaan. Jumlah buruh tani ini dari tahun ke tahun jumlahnya semakin bertambah seiring dengan beralihnya fungsi lahan dari pertanian ke non pertanian. Selain peralihan fungsi lahan, bertambahnya buruh tani juga disebabkan karena sektor pertanian sudah tidak menjanjikan lagi bagi petani yang hanya mempunyai lahan sempit.

Persoalan yang dihadapi oleh petani di atas menjadikan semacam permakluman oleh buruh tani untuk tidak mempersoalkan hubungan buruh tani dan petani pemberi kerja yang “tidak adil”. Umumnya buruh tani sadar akan persoalan yang dihadapi oleh petani, sehingga persoalan ini sudah menjadi persoalan bersama. Sungguh ironis memang, negara dengan mayoritas penduduknya buruh tani dan petani pemerintah tidak berupaya dengan sungguh-sungguh memprioritaskan pertanian sebagai pilar utama pembangunan, bahkan lebih cenderung mendorong dan melindungi industri-industri di luar sektor pertanian. Jadi, jangan heran kalau demonstrasi yang dilakukan kawan-kawan serikat buruh “lebih diperhatikan” oleh pemerintah dari pada demonstrasi yang dilakukan oleh serikat-serikat tani.

Dukungan kebijakan dari Deptan untuk menjadikan sektor pertanian menjadi sesuatu yang menjanjikan, pasti akan berdampak pula terhadap peningkatan kesejahteraan buruh tani yang menjadi bagian penting dari pertanian. Ketika usaha pertanian menjadi sebuah usaha yang cukup “menguntungkan”, maka sudah sepantasnya hubungan kerja antara buruh tani dengan petani pemilik lahan akan lebih berkeadilan.

 


Pius Mulyono

Koordinator Pengorganisasian dan Advokasi Lesman

Share/Save/Bookmark
 
Bookmark and Share Subscribe Bookmark and Share Free Sitemap Generator