Apa kompetensinya orang kampung –petani lagi- mengomentari ini. Sedangkan yang professional saja menyerahkan ke pribadi masing-masing dan petinggi negeri ini pun juga masih silang pendapat mengatasinya. Sebagai orang kampong mungkin akan mengatakan: terserah bapak-bapak yang duduk di kursi empuk itu. Apa itu untuk mencerdaskan bangsa, berpartisipasi dalam pembangunan atau mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan atau sebagai proyek. Yang jelas orang kampong kini seharusnya bisa menikmati kesejahteraan yang sama dinikmati oleh masyarakat berperadaban lainnya. Tidak terjadi kesenjangan social yang terlalu tajam dan tidak terisolasi dari dunia luar. Bisa menikmati ilmu pengetahuan yang seharusnya mencerdaskan ini.

































